Untuk kesekian kalinya saya jalan jalan ke pusat kota Bandung,tapi kali ini saya lebih perhatian dengan jalan-jalannya..
Okay..pasti bingung ni...
Saya juga bingung deng mau nilisnya gimana..hahahaha..soalnya pengalaman pertama nulis blog nih.
So,langsung saja Bagi kamu-kamu yang stay di kota Bandung nan asri pasti dah tahu Alun-alunnya.Yah..sejak bapak Ridwan kamil menjadi wali kota Bandung banyak perubahan yang bisa kita lihat dikota Bandung.Salah satunya penataan kotanya yang lebih baik dan menjadikan Alun-alun kota sebagai tempat rekreasi dan santai bagi warganya.Dan banyak banget si..alun alun di bandung.Tapi yang paling ngetop tu ya..Alun alun Bandung,kadang dibilang juga kebon kawung oleh warganya.
Aku sudah sering ke sana selama ini tapi ga pernah begitu memperhatikan jalan-jalannya.Tapi kali ini,tepatnya jalan-jalan sore yang aku dan teman-temanku lewatkan hari minngu kemarin sedikit menginspirasi aku.
Ini nih..aku kasi tahu temen temen yang mau ke Alun alun via kereta api.
Jadi aku kan tinngal di Majalaya.Untuk transportasi aku pilih naik kereta api.Karena lebih hemat waktu dan biaya.Dari Sasiun Rancaekek kami naik kereta api tujuan Bandung dengan biaya karcis empat ribu rupiah saja per orang.Dan waktu yang ditempuh kurang dari satu jam untuk sampai stasiun Bandung.Padahal bayangkan saja kalau naik motor atau angkutan umum lain...bisa dua jam lo..blum panas dan macetnya yang hampir nyaingin jakarta.So..thankfull for KAI.hehehe
Sesampainya di Stasiun Bandung kami langsung menuju gerbang exit selatan ke arah Pasar Baru(icon pusat belanja di Bandung).Selesai foto foto di monumen kereta api kami langsung capcus ke arah Alun alun dengan berjalan kaki.
Sebenarnya ada banyak trayek angkot yang bisa kami gunakan.Tapi karena semangat muda dan baru selesai makan siang,kami semangat untuk bakar lemak.hahaha..
So,dari Stasiun keret api..kami mengikuti jalan kecil kearah kiri dan terus sampai ketemu jalan raya yang ramaai banget sama angkutan umum,pedagang dan manusia.
Dari situ kami berjalan kearah kiri,,mengikuti jalur arah kendaraan.Setelah jalan sekitar 20 meter ternyata ada petunjuk arah menujukkan arah kiri stasiun KA,dan kanan Alun-alun dan pusat kota.
Dan setelah bertemu persimpangan lampu merah,kamipun langsung menuju ke kanan.
Di trotoar lumayan rame juga.Banyak pedagang yang menjajakn dagangannya.Mulai dari pedagang makann sampai baju dan perlengkapan fashion lainnya.
Lumayan juga buat cucimata,tapi yah...agak kurang nyaman juga.Soalnya jalannya jadi sempit.Akhirnya kami lebih memilih lewat bahu jalan suapaya tidak terlalu padat.
Kami berjalan lurus sampai melewati Pasar Baru.TApi setelah melewati perempatan lampu merah kamipun bertanya pada salah satu pedagang jalan ke arah Alun alun.Maklum walaupun kami sudah lama di sini dan berkali kali kesini,kami masih buta juga jalan jalan dibandung.Setelah itu kami diarahkan untuk langsung belok ke kiri dan lurus terus.Dengan penus semangat kami menyebrangi jalan yang ramai kendaraan dan setelah berjalan kurang dari sepuluh menit kami sampai juga di depan Alun alun bandung.
Perjalannan yang melelahkan namun menyenangkan.Kamipun siap untuk foto-foto di rumput sintetisnya. :)
